Dokumen pendaftaran kapal diperiksa di atas meja

Checklist Legal Due Diligence Sebelum Membeli Yacht di Indonesia

Due diligence pembelian yacht di Indonesia memeriksa enam hal: keabsahan dan kesesuaian sertifikat pendaftaran dengan fisik kapal, rantai grosse akta tanpa putus, ada tidaknya hipotek atau sita, kewenangan pihak yang menandatangani, status bea masuk dan pajak, serta keberlakuan izin operasi bila kapal dipakai komersial. Semua diperiksa sebelum uang muka berpindah.

1. Sertifikat pendaftaran: berlaku dan cocok

Periksa jenis sertifikat — pas besar atau surat laut — masa berlakunya, dan kesesuaian data dengan fisik kapal: nama, ukuran utama, nomor mesin, tahun. Ketidakcocokan kecil sekalipun sering menandakan modifikasi yang tidak pernah dilaporkan, dan itu akan menjadi masalah pemilik baru saat perpanjangan atau saat pemeriksaan pelabuhan.

2. Grosse akta dan rantai kepemilikan

Grosse akta kapal adalah salinan resmi akta pendaftaran yang berfungsi sebagai bukti hak milik. Yang diperiksa bukan hanya akta terakhir, tetapi rantainya: siapa menjual kepada siapa, kapan, dan apakah ada mata rantai yang hilang. Rantai yang terputus adalah alasan sah untuk membatalkan transaksi, bukan sekadar untuk menawar.

3. Hipotek, sita, dan klaim pihak ketiga

Kapal dapat dibebani hipotek yang tercatat, dan dapat pula menghadapi klaim yang belum tercatat — tagihan galangan, upah awak yang belum dibayar, sengketa antar pemilik. Pastikan penjual memberi pernyataan tertulis bahwa kapal bebas beban, dan jadikan verifikasi ini syarat pelepasan dana pada struktur escrow. Escrow menegakkan syarat; ia tidak menciptakan syarat yang lupa Anda tuliskan.

Ruang lingkup due diligence

Dokumen inti Pas besar atau surat laut, grosse akta kapal, rantai akta sebelumnya
Beban Hipotek tercatat, sita, tagihan galangan, upah awak
Kewenangan Identitas penjual, anggaran dasar bila badan hukum, surat kuasa bila diwakilkan
Fiskal Bukti penyelesaian bea masuk dan PPN, atau status skema sementara
Operasi Izin usaha dan sertifikat keselamatan bila kapal dipakai komersial
Teknis Laporan survey independen yang ditunjuk pembeli

4. Kewenangan menandatangani

Jika pemilik terdaftar adalah badan hukum, periksa anggaran dasar dan keputusan yang memberi kewenangan menjual aset, serta identitas orang yang akan menandatangani akta. Jika transaksi diwakilkan, pastikan surat kuasanya spesifik untuk penjualan kapal tersebut, bukan kuasa umum. Banyak transaksi tertunda berbulan-bulan hanya karena poin ini baru dicek di meja notaris.

5. Status fiskal kapal

Tanyakan dan buktikan: apakah kapal pernah diimpor secara permanen dengan bea masuk dan PPN selesai, atau berada dalam skema sementara. Jika sementara, kapan izin berakhir dan syarat apa yang melekat. Bagi pembeli yang berencana mengoperasikan kapal secara lokal, ini sering menjadi pos biaya terbesar yang tidak terlihat di iklan. Lihat halaman bea masuk dan pajak.

6. Izin operasi dan keselamatan

Untuk kapal yang dipakai mengangkut tamu berbayar, periksa izin usaha, sertifikat keselamatan, kelengkapan alat keselamatan, dan — yang paling sering diabaikan — apakah perizinan itu dapat berpindah kepada pemilik baru atau harus diurus dari awal. Perizinan yang tidak dapat dialihkan mengubah nilai kapal secara signifikan.

Urutan yang benar

Due diligence dokumen berjalan sebelum perjalanan melihat kapal, dan berjalan paralel dengan survey teknis setelah penawaran bersyarat ditandatangani. Menggabungkan keduanya dalam satu jendela waktu membuat Anda mengambil satu keputusan dengan informasi lengkap, bukan dua keputusan dengan setengah informasi.

Siapa yang mengerjakan apa

Broker memverifikasi kelengkapan dan konsistensi dokumen serta mengoordinasikan pihak-pihak yang terlibat. Notaris menyiapkan dan mengesahkan akta. Agen maritim mengurus pengajuan ke kantor pendaftaran. Konsultan kepabeanan atau pajak menghitung eksposur fiskal. Surveyor menilai kondisi teknis. Broker yang mengaku bisa mengerjakan kelima peran itu sendirian sedang menghemat biaya Anda dengan cara yang salah. Struktur mandat kami ada pada halaman brokerage.

Menyimpan hasil due diligence

Hasil pemeriksaan bukan berkas sekali pakai. Simpan salinan seluruh dokumen yang Anda periksa beserta tanggal pemeriksaan dan siapa yang memeriksanya. Tiga alasan praktis: penanggung asuransi akan meminta sebagian darinya saat polis diterbitkan; pemberi pinjaman akan meminta bila kapal dijadikan agunan; dan pembeli berikutnya akan meminta seluruhnya ketika Anda menjual. Pemilik yang menyerahkan berkas rapi pada penjualan berikutnya mempersingkat due diligence pembelinya secara signifikan, dan itu tercermin pada kecepatan transaksi maupun pada harga yang bertahan.

Who you are contracting with. Indonesia Yacht Broker is a specialist maritime brand under Juara Holding Group. Brokerage, central agency, sales representation, and charter-marketing mandates on this site are issued by PT Komodo Bahari Nusantara. Where a transaction moves into construction, repair, or refit, the contract is issued by PT Komodo Galangan Nusantara; where it moves into technical or commercial vessel management, the contract is issued by PT Komodo Vessel Management. Separate contracts, separate fees, separate ledgers.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah due diligence bisa dilakukan sebelum penawaran?

Pemeriksaan dokumen dasar sebaiknya dilakukan sebelum Anda terbang melihat kapal. Pemeriksaan mendalam biasanya berjalan setelah penawaran bersyarat ditandatangani.

Siapa yang menanggung biaya due diligence?

Umumnya pembeli, karena pemeriksaan dilakukan untuk kepentingan pembeli. Biayanya kecil dibanding nilai yang dilindunginya.

Apa temuan yang paling sering membatalkan transaksi?

Rantai grosse akta yang tidak lengkap dan status fiskal yang tidak dapat dibuktikan. Keduanya bukan masalah teknis dan tidak bisa ditutup dengan potongan harga.

Apakah kapal berbendera asing juga perlu due diligence sedalam ini?

Ya, hanya dokumennya berbeda: sertifikat register asing, bukti status masuk ke perairan Indonesia, dan sertifikat penghapusan bila akan dipindah bendera.

Minta pemeriksaan dokumen sebelum Anda menawar. Send the vessel particulars, the flag it currently sits under, and your target timeline. We reply with a written scope, not a brochure.

WhatsApp +62 811 3823 875 sales@komodoluxury.com

All figures quoted in USD. We do not publish promotional or clearance-style pricing — brokerage is a fiduciary service, not a retail one.

Part of Juara Holding Group.

Construction, repair, refit, and vessel-sale contracts are issued by PT Komodo Galangan Nusantara.

Boat-management contracts are issued by PT Komodo Vessel Management.

Brokerage, central agency, charter marketing, and commercial representation contracts are issued by PT Komodo Bahari Nusantara.

Separate contracts. Separate fees. Separate ledgers. One integrated maritime ecosystem.


Posted

in

by

Tags:

WhatsApp the deskEmail

Indonesia Yacht Broker is a specialist maritime brand under Juara Holding Group. Contracts for this service class are issued by PT Komodo Bahari Nusantara.

Part of Juara Holding Group.
Construction, repair, refit, and vessel-sale contracts are issued by PT Komodo Galangan Nusantara.
Boat-management contracts are issued by PT Komodo Vessel Management.
Brokerage, central agency, charter marketing, and commercial representation contracts are issued by PT Komodo Bahari Nusantara.
Separate contracts. Separate fees. Separate ledgers. One integrated maritime ecosystem.

Enquiries: +628113823875 · sales@komodoluxury.com
All quotations and contract values are stated in USD.